Lari ke Hutan, belok ke Pantai?
Categories: Ahahaha, Love and life of a Field Engineer, Music
Written By: ydoea
Setelah setahun gua kerja di Halliburton..
Gua mendapatkan kesimpulan penting dari puisi di AADC dulu.

Kulari ke hutan kemudian menyanyiku,
Kulari ke pantai kemudian teriakku,
Sepi, sepi dan sendiri aku benci..
Aku ingin bingar,
Aku mau di pasar..
Bosan aku dengan penat,
dan enyah saja kau pekat..
Seperti berjelaga jika kusendiri..
Pecahkan saja gelasnya biar ramai,
Biar mengaduh sampai gaduh,
Ah.. ada malaikat menyulam
jaring laba laba belang
di tembok keraton putih..
Kenapa tak goyangkan saja loncengnya,
biar terdera..
Atau aku harus lari ke hutan,
belok ke pantaiā¦
.
Hutan, laut, sepi, penat, hingar, mau pasar.
“Bo, Soeman Djaja pastilah seorang field engineer!”
Dan seharusnya Dian Sastro magang dulu jadi field engineer buat pendalaman peran sebelom ngebawain puisi ini.
.
Sungguh kesimpulan yang super jenius.
Dan sungguh super penting.
Mengangguk ngangguk puas..

Kinda ngarep bahwa Dian Sastro beneran adalah seorang field engineer.
and she does look reaaally good in that red coverall.



May 20th, 2009 at 8:46 pm
Yan, itu dian sastro beneran ato potosopan?hahahaha
Reply
ydoea reply:
May 20th, 2009 at 9:47 pm
beneran, itu dulu sesi foto buat iklan halliburton gitu..
hehehe jelas photoshop lah din, ngarep..
Reply
May 31st, 2009 at 3:51 am
photoshopny bagus yan….
Reply
ydoea reply:
May 31st, 2009 at 9:00 pm
hehehe thank you tram.
itu bagus sebenernya gara gara diblur sama gua kecilin lagi.
kalo ukuran asli mah rada belang belang hina gitu lah.
aga ga tega sama dian sastronya.
Reply
July 20th, 2009 at 5:17 am
hahahaahahaha eh bo, kynya teksnya bukan ‘belok ke pantai’ deh..
Reply
August 11th, 2009 at 5:08 pm
hmm…. setau gw, yang bikin puisi itu bukan sumajaya
tapi rako prijanto, asisten sutradara film AADC dulu itu…
Reply